Rusuk yang Ditemukan

To Mba Dinda…

Hi Mba…
Langsung aja deh ya, aku mau jujur Mba, dari awal aku ketemu Mba Dinda, aku ngerasa seneng loh dapet partner kerja yang cantik dan pintar seperti Mba. Hehee…
Tapi aku ga tau deh Mba Dinda seneng ga dapet partner kerja kaya aku? Yang cerewet, yang doyan ngeles, yang males…
Mungkin aku musibah kali ya buat Mba Dinda :’D

Mba Dinda,
Apakah Mba bahagia hari ini? Bisa disatukan dengan orang yang sekian lama mencari tulang rusuknya? Ah, aku memang bodoh menanyakan ini! Tentu Mba seneng banget kan ya? Iya kan, Mba?

Mba Dinda,
Melihatmu duduk dipelaminan tadi, melihatmu tersenyum, entah kenapa aku ikut ngerasain kebahagiaanmu, Mba..
Insya Allah kebahagiaan itu milikmu selamanya, karena aku yakin, perempuan yang baik akan dipertemukan dengan lelaki yang baik pula.

Maaf aku ga bisa ngasih apa-apa ke Mba Dinda, aku cuma bisa kasih doa, sederhana tapi mudah-mudahan bermakna, karena yang aku tau doa itu berlaku selamanya.

Sekali lagi, selamat berbahagia, Mbaku sayang…

Peluk hangat,
Dari orang yang suka minta-minta order purchase, semenjak 5 bulan yang lalu.

(ditulis saat perjalanan pulang menghadiri pernikahan Mba Dinda)

Iklan

Aku mencintainya. Itu sebabnya aku takkan pernah selesai mendoakan keselamatannya. (Dalam Doaku, 1989)

Sapardi Djoko Damono

Dari Aku yang sedang Merindu

Novemberain 18, 2015
Jakarta, Indonesia

Dear Kelas A 2008,

Kalian apa kabar? Ya, tulisan ini bukan tertuju untuk seseorang, surat ini untuk kalian…

Sungguh, aku menulis ini saat aku sedang rindu – rindunya sama kalian.
Rindu duduk di kelas bersama, rindu mengerjakan tugas kelompok bersama, rindu merencanakan liburan bersama, bahkan rindu saat kita sedang bandel – bandelnya di kelas waktu itu.

Ga ada hal lain selain sedih saat kita rindu namun kita ga bisa ngelakuin apa – apa bukan?!

Dear Kelas A 2008,
Kalian bahagiakah?
Ah, seharusnya tidak perlu aku menanyakan pertanyaan itu.
Karena dalam dua tahun belakangan ini, aku terlalu banyak menerima kabar baik dari kalian. Dari yang mendapatkan pekerjaan, promosi jabatan, pertunangan, pernikahan, bahkan hingga berita melahirkan. Ya, kalian telah membuatku menjadi seorang tante! Ku hitung – hitung aku sudah punya 6 keponakan. Sayang… Aku belum sempat mengunjungi mereka, doakan agar aku segera punya kesempatan untuk melihat mereka.

Ga ada hal lain selain bahagia saat mendengar orang – orang yang kita sayang berbahagia, bukan?!

Dear Kelas A 2008,
Terimakasih untuk semuanya…
Terimakasih, karena sudah mengenalkan apa itu persahabatan yang sebenarnya.
Terimakasih, untuk tetap saling memberikan dukungan dimasa – masa yang berat untuk dilalui.
Terimakasih, untuk semua kenangan; canda tawa, tangis, dan semua kegilaan.
Terimakasih, untuk semua harapan dan mimpi – mimpi yang belum sempat terwujud.

Dear Kelas A 2008,
Walaupun saat ini keadaan telah berubah, dimana pertemuan tak lagi mudah, semoga saja silaturahmi ini terus berlanjut hingga tak mengenal usia, walau hanya sekedar sapa di gadget kita masing – masing.
Dan semoga Tuhan selalu berbaik hati memberikan hal – hal yang membahagiakan saja untuk kalian.

“bila tua nanti kita telah hidup masing – masing, ingatlah hari ini” ~ Project Pop

yang sedang merindu,
Putri.

Aku dan Lagu – Lagu Adhitia Sofyan

Kurang lebih dari setahun yang lalu, seorang teman memberi tahu tentang lagu-lagu Adhitia Sofyan. Namun baru sebulan kemaren aku download beberapa lagunya, Adelaide Sky, Memilihmu dan Reality. Awal ngedengerin lagunya, aku langsung bilang, ih ini lagunya enak juga ya. Kebetulan aku memang suka music akustik gitu.
Berawal dari tiga lagu, sekarang aku udah hampir punya semua lagunya. And true, mostly his song easy listening. Disaat sekarang dunia music Indonesia yang lagi engga gitu “genah”, banyak band-band yang menghasilkan lagu terkesan asal *tanpa bermaksud mengecilkan* dan band-band andalah seperti ga mampu mebghasilkan lagu yang bikin merinding lagi *sekali lagi tanpa bermaksud mengecilkamn*, Adhitia Sofyan adalah kunci! :’))

 

And, this is one of my favourite Adhitia’s song:

AFTER THE RAIN
Music and Lyrics by Adhitia Sofyan

 

If I could bottled the smell of the wet land after the rain
I’d make it a perfume and send it to your house
If one in a million stars suddenly will hit satellite
I’ll pick up some pieces, they’ll be on your way

In a far land across
You’re standing at the sea
Then the wind blows the scent
And that little star will there to guide me

If only I could find my way to the ocean
I’m already there with you
If somewhere down the line
We will never get to meet
I’ll always wait for you after the rain

Pengalaman Pertama di Negeri Orang

20140227_090347

Pengen throwback….

Setelah dingat-ingat sejauh ini, mungkin tahun 2014 adalah salah satu tahun pencapaian terbesar ku. Kenapa bisa ku bilang begitu, karena pada awal tahun itu, aku pergi ke China, ya sebutlah aku norak, tapi itu sangat berkesan bagiku. Mungkin kalau pergi kesana hanya untuk liburan, aku engga se-excited itu, tapi saat itu aku pergi kesana karena ada pekerjaan.

Aku pergi kesana dalam rangka New Balance (Asia) Supplier Compliance Summit. Inti acara ini adalah mengumpulkan seluruh perwkailan pabrik supplier NB regional Asia. What an amazing experience, right? Ya.. Paling engga buat diriku sendiri.

20140228_110340

Acara selama 4 hari 3 malam itu, berisikan pemaparan dari masing-masing pabrik tetntang permasalahan, good practice, ide ataupun lainnya demi kebaikan dan kemajuan bersama. Dari Indonesia, ada sekitar 3 pabrik dengan masing-masing membawa 2 perwakilan tiap pabriknya, jadi waktu itu dari ndonesia berangkat sekitar 6 orang, perwakilan dar I NB Indonesia 1 orang dan perwakilan dari retail pemegang license brand NB di Indonesia, MAP sebanyak 2 orang.

Yang membuat lebih istimewa, selain aku adalah peserta perempuan satu-satunya dari Indonesia, aku pun mempunyai kesempatan untuk mempresentasikan good practice yang dilakukan pabrik aku ~well, tempat aku kerja sih, bukan benar-benar pabrik punyaku, didepan seluruh peserta yang hadir waktu itu. Dengan bahasa inggris yang pas-pasan, Alhamdulillah lancar dan mendapat tanggapan positif.

Selama kurang lebih 4 hari disana, banyak pengalaman yang aku dapat. Bertemu dan belajar dengan orang-orang hebat, berkumpul dengan petinggi-petinggi NB, mencoba makanan baru dan bisa jalan-jalan gratis.

Pokoknya, walaupun singkat, tapi aku sangat bersyukur udah dapet kesempatan untuk berpartisipasi dalam event internasional. Yaaa, walaupun sekarang aku udah move on dari pabrik yang bawa aku kesana.

CIMG3946
Dinner bersama seluruh partisipan. Ini satu meja sama perwakilan dari Indonesia
Camera 360

Kayanya ini foto wajib buat orang yang ke suatu tempat baru.

CIMG4010-3

not bad, lah ya?! 😀

 

 

 

Doa Dari Anak yang Tidak Shaleh

Dear Mama,

Ma, mama sehat kan dirumah? Maaf ya kalau aku jarang memberi kabar ke mama, bukan Mah, bukan karena aku lupa atau tidak sayang sama Mama, tapi Mama tau sendiri aku orang yang sulit untuk mengekspresikan perasaan.

Ma, aku mau cerita banyak…Banyak sekali.
Mama tau, aku bertemu orang-orang hebat ditempat kerjaku sekarang. Aku bisa belajar gratis dari mereka, alhamdulillah, Ma…
Sekarang juga aku sedikit banyak tau Jakarta, Ma… Karena sering mengunjungi proyek, capek sih tapi aku senang dan Mama ga perlu khawatir, aku dikelilingi orang-orang baik, Insya Allah 🙂

Oya Ma, nanti kalau mama ada waktu, Mama main yah ke Jakarta. Nanti aku ajak ketempat yang seru. Mama mau kemana? Ke Monas? Ke Dufan? Atau Mama mau ke Kepulauan Seribu?
Ah ya, aku lupa! Mama pasti maunya shopping kan? Aku ajak Mama ke Mangga Dua ya, katanya sih disana murah-murah, nanti Mama beli apapun yang Mama mau ya…

Ma, Mama janji ya harus sehat terus, harus selalu bahagia.
Karena disini aku juga ngelakuin hal yang sama buat Mama. Selalu doakan aku juga ya, Ma… Biar bisa bikin Mama selalu bahagia.

Jika shaleh dinilai dari ketaatannya menjalankan perintahNya, aku mungkin bukan anak yang shaleh, namun aku yakin Tuhan akan selalu menerima doa dari seluruh hambaNya.
Doaku selalu untuk Mama…

Love you!

Pindahan ke Rumah Baru

—– “Duh, harus mulai dari awal lagi, ya?!”

Mungkin inilah karma buat orang yang suka meremehkan hal-hal yang kecil dan pelupa pula, seperti saya. Berawal dari dibersihkannya semua history dari mozilla firefox di notebook. Padahal semua social media dan hal-hal penting lainnya, engga pernah saya log out, alhasil ketika mau log in, semua sirna!

Beruntung beberapa social media masih dengan satu alamat email dan password jadi masih bisa saya masuki, berubah jadi sial ketika akun tumblr saya ~yang entah mengapa saya juga engga tau, sengaja dibedakan emailnya.

DANG!! Lupa yang benar-benar lupa. Jadilah ini pindahan kerumah yang baru. Semoga saja dengan kejadian ini, kebiasaan buruk saya bisa hilang. Lebih memperhatikan hal-hal kecil yang dianggap tidak penting.

Pelajaran untuk semuanya, mungkin.

Welcome to my new house.